TAMASYA ke 169 Curug Yasmin Bogor, Kyai Ahmad Sa’id Ingatkan Bahaya Beragama Tanpa Rujukan Ulama

Bogor, 7 Juni 2026 – Majelis Pengajian TAMASYA (Ta’lim dan Maulid Sabtu Ahad) Putaran ke-169 sukses diselenggarakan pada Minggu (7/6/2026) di kediaman Bapak Yogi Setiawan, kawasan Curug Yasmin, Kota Bogor. Acara yang dihadiri puluhan jamaah dari berbagai wilayah tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan kekeluargaan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Tartibul Fatihah, dilanjutkan Maulid Simthud Durar, doa maulid, serta doa tahlil yang secara khusus dihadiahkan untuk kedua orang tua shohibul bait dan kaum muslimin yang telah wafat.

Suasana religius semakin terasa dengan lantunan shalawat yang menggema sepanjang rangkaian acara.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan tuan rumah, Bapak Yogi Setiawan. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya kegiatan TAMASYA di kediamannya.
“Atas nama pribadi dan keluarga, kami mengucapkan selamat datang serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jamaah yang telah berkenan hadir. Kami merasa sangat bersyukur karena rumah ini diadakan acara Tamasya insya Allah membawa keberkahan bagi keluarga kami,” ujarnya.

Beliu juga menekankan bahwa salah satu manfaat besar dari majelis ilmu adalah menjadi sarana berbakti kepada kedua orang tua, termasuk yang telah wafat. Menurutnya, pahala dari kegiatan seperti ini akan menjadi hadiah yang terus mengalir bagi mereka.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi ceramah umum yang disampaikan oleh Abu Faqih dalam program bertajuk “Prostadz” (Proses Menjadi Ustadz). Dalam penyampaiannya, Abu Faqih berbagi kisah perjalanan hidupnya hingga mengenal Majelis Darul Futuh.

Abu Faqih menceritakan bagaimana titik balik kehidupannya bermula dari pengalaman patah hati yang kemudian membawanya bertemu dengan lingkungan majelis ilmu dan para guru yang membimbingnya menuju perubahan hidup yang lebih baik.
Beliau Menyampaikan
لَوْلَا الْإِسْنَادُ لَقَالَ مَنْ شَاءَ مَا شَاءَ
Kalau bukan karena sanad, orang Berkata Semaunya Sendiri.”

Puncak acara diisi oleh pengasuh Majelis Ta’lim dan Pondok Pesantren Darul Futuh, Kyai Ahmad Sa’id, yang menyampaikan tausiyah sekaligus melanjutkan kajian Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi Rahimahullah.

Dalam muqaddimah kajiannya, Kyai Ahmad Sa’id menekankan pentingnya menjaga tradisi keilmuan Islam melalui sanad dan bimbingan para ulama. Beliau mengingatkan bahwa di era digital dan kecerdasan buatan (AI), umat Islam harus semakin selektif dalam menerima informasi agama.

Mengutip perkataan Imam Muhammad bin Sirin:
“Lau lal isnad laqala man syaa’a maa syaa’a”
(“Kalau bukan karena sanad, orang akan berkata semaunya sendiri.”)
Menurut beliau, fenomena tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini, ketika banyak informasi agama beredar tanpa rujukan yang jelas dan tanpa otoritas keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Kyai Ahmad Sa’id juga mengajak jamaah untuk terus mendukung dakwah dan majelis ilmu sebagai sarana turunnya rahmat Allah SWT. Beliau menegaskan bahwa keberlangsungan dakwah merupakan salah satu sebab utama tersebarnya ilmu, keberkahan, serta keselamatan umat.

Dalam sesi kajian Riyadhus Shalihin, beliau mengulas kembali Hadits Nomor 277 yang membahas hak-hak istri dalam rumah tangga. Kajian tersebut menyoroti kewajiban suami dalam memberikan nafkah, pakaian yang layak, serta larangan melakukan kekerasan terhadap istri, khususnya pada bagian wajah

Melalui berbagai penjelasan ulama syarah hadits, jamaah diajak memahami pentingnya membangun keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan berlandaskan tuntunan Rasulullah SAW.

Acara ditutup dengan doa bersama
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama yang semakin mempererat ukhuwah Islamiyah di antara para peserta.

Majelis TAMASYA sendiri merupakan agenda rutin yang menggabungkan majelis ta’lim, dzikir, shalawat, serta pembacaan maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi sarana penyebaran ilmu agama, penguatan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta memperkokoh persaudaraan di tengah masyarakat.

Dan kami selaku Penanggung Jawab Kegiatan Tamasya Berterima Kasih Sebesar-besarnya Kepada Para Pendukung Acara, yang Sudah Terlibat sebagai Donatur, Membantu Dengan Tenaga, Doa dan Lain Sebagainya,

Dan Kami Juga Selaku Penanggung Jawab juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Minggu yang akan datang.

Klo Mau Lebih Lengkapnya Mari Nonton Link di bawah ini 👇

Untuk informasi lebih lanjut:

Konfirmasi Pengajuan Tempat

Penanggung Jawab Tamasya
Yogi Setiawan
(089638202536)

Infaq Acara Transfer Ke :
BSI ( Bank Syariah Indonesia )
A/n Majlis Ta’lim Darul Futuh
7755777883
( Konfirmasi ke Nomor WA diatas)

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Facebook
Twitter
LinkedIn

Kategori Terpopuler

Kategori Nasehat

Scroll to Top