Bogor, 14 Juni 2026 — Kegiatan rutin TAMASYA (Ta’lim dan Maulid Sabtu Ahad) Putaran ke-170 kembali digelar pada Ahad (14/6/2026) di kediaman Bapak Ricky, Ciherang, Bogor.
Acara yang dihadiri puluhan jamaah dari berbagai wilayah ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan dalam suasana ukhuwah Islamiyah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Tartibul Fatihah, dilanjutkan Maulid Simthud Durar, serta doa maulid dan tahlil yang dipersembahkan khusus untuk orang tua shohibul bait dan kaum muslimin yang telah wafat.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari tuan rumah, ceramah umum, kajian kitab, doa penutup, serta ramah tamah dan makan siang bersama.
Dalam sambutannya, Bapak Ricky selaku shohibul bait menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para jamaah serta kepercayaan menjadikan kediamannya sebagai tempat pelaksanaan majelis ilmu tersebut.
“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan keberkahan kepada keluarga kami dan seluruh jamaah yang hadir. Kami juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun penyambutan,” ungkapnya.
Pada sesi ceramah umum bertajuk “Proses Menjadi Ustadz (Prostadz)”, pemateri Mas Labib menyampaikan pentingnya memahami konsep tafā’ul (optimisme yang baik) dan membedakannya dengan thiyarah (anggapan sial) yang dilarang dalam Islam.
Beliau menjelaskan bahwa Rasulullah ﷺ menyukai sikap optimis yang menumbuhkan harapan baik kepada Allah SWT, sebagaimana sabda beliau:
“Tidak ada thiyarah (anggapan sial), dan aku menyukai al-fa’l (pertanda baik).” (HR Bukhari dan Muslim).
Menurutnya, seorang muslim dianjurkan untuk selalu berhusnuzan kepada Allah ketika melihat atau mendengar sesuatu yang baik, tanpa meyakini bahwa benda, angka, hari, atau kejadian tertentu memiliki kekuatan menentukan nasib seseorang.
Suasana ceramah semakin hangat ketika Mas Labib mengungkapkan rasa syukurnya karena untuk pertama kalinya mengikuti kegiatan dihadiri oleh sang Istri, pasca pernikahan yang baru berjalan dua pekan. Ia juga berbagi pengalaman sebagai bagian dari divisi fan musthalah hadits dalam kegiatan mudzakarah.
Sementara itu, pada sesi utama, Sebagai Narasumber Utama Kyai Ahmad Sa’id melanjutkan kajian Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi Rahimahullah, tepatnya pada Bab 34 tentang Pengaruh Iman dan Akhlak.
Dalam muqaddimahnya, beliau mengapresiasi keluarga Bapak Ricky yang telah membuka rumahnya untuk menjadi tempat berlangsungnya majelis ilmu. Ia mendoakan agar Allah SWT melimpahkan keberkahan dan kemudahan dalam seluruh urusan keluarga shohibul bait.
Kyai Ahmad Sa’id juga mengingatkan jamaah tentang pentingnya menutup akhir tahun Hijriah dengan amal kebaikan serta menyambut tahun baru Islam dengan semangat hijrah dan peningkatan kualitas iman. Beliau mengajak jamaah untuk mengikuti kegiatan Mabit Akhir Sanah yang akan diselenggarakan menjelang pergantian tahun Hijriah.
Dalam kajian hadits, beliau membahas sabda Rasulullah ﷺ:
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.” (HR Tirmidzi).
Menurut beliau, hadits ini menunjukkan bahwa kesempurnaan iman tidak hanya diukur dari banyaknya ibadah, tetapi juga dari kualitas akhlak seseorang. Akhlak yang baik merupakan buah dari keimanan yang benar dan tercermin dalam hubungan dengan Allah maupun sesama manusia.
“Kebaikan seorang muslim paling nyata terlihat dari bagaimana ia memperlakukan keluarganya, terutama istrinya. Karena keluarga adalah pihak yang paling mengetahui keadaan seseorang dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Beliau juga menekankan bahwa akhlak mulia mencakup kesabaran menghadapi ujian, menahan diri dari menyakiti orang lain, memperbanyak manfaat bagi sesama, serta membiasakan sikap ramah dan penuh kasih sayang.
diakhir Acara Tamasya, Alhamdulillah ada 2 anak yg melakukan Setoran Hadist, antaranya Ananda Faqih dan Adinda Nafisah, dan diberikan hadiah oleh pihak penyelenggara dan Kami Berharap dimana acara tersebut menjadi pelajaran bagi anak2 untuk terus semangat belajar Menuntut ilmu agama.
Kegiatan TAMASYA 170 ditutup dengan doa penutup Majelis, dilanjutkan ramah tamah dan makan siang bersama seluruh jamaah.
Melalui kegiatan rutin ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh keberkahan dari dzikir, shalawat, dan maulid, tetapi juga memperdalam pemahaman agama serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Dan kami selaku Penanggung Jawab Kegiatan Tamasya Berterima Kasih Sebesar-besarnya Kepada Para Pendukung Acara, yang Sudah Terlibat sebagai Donatur, Membantu Dengan Tenaga, Doa dan Lain Sebagainya,
Dan Kami Juga Selaku Penanggung Jawab juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Minggu yang akan datang.
Untuk informasi lebih lanjut:
Konfirmasi Pengajuan Tempat
Penanggung Jawab Tamasya
Yogi Setiawan
(089638202536)
Infaq Acara Transfer Ke :
BSI ( Bank Syariah Indonesia )
A/n Majlis Ta’lim Darul Futuh
7755777883
( Konfirmasi ke Nomor WA diatas)
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Klo Mau Lebih Lengkapnya Mari Nonton Link di bawah ini 👇
https://www.facebook.com/share/v/17NV1qvGY1/